Pemilihan Umum

Sistem Pemilu yang Efektif

Seperti kita dengar dan baca di media massa elektronik maupun cetak banyak berita negatif mengenai sistem pemilihan umum pemimpin daerah maupun pusat hingga pemilihan anggota legislatif. Sering kita dengar mengenai perselisihan di antara para calon pemimpin dan pendukung ketika proses pemilihan dan bahkan setelah hasil pemilihan di umumkan. Sebagian besar dari calon pemimpin ini memiliki ambisi yang cukup besar dan mereka tidak rela apabila pengorbanan tenaga dan biaya yang telah di keluarkan tidak mengangkat mereka menjadi pilihan nomor satu. Dampaknya adalah ketika mereka sudah menggunakan kekuatan massa pendukung untuk membuat kerusuhan atau melalui jalur pengadilan.

Sistem pemilihan umum yang dijalankan saat ini di negeri kita tercinta ini adalah sistem pemilihan langsung. Dapat saya simpulkan kekurangan dari metode sistem pemilihan umum yang dijalankan saat ini, yaitu:

  1. Menghabiskan biaya yang tidak sedikit baik dari sisi panitia pemilu maupun dari sisi calon pemimpin. Dana untuk panitia pemilu itu secara signifikan menggunakan dana APBN atau APBD yang seharusnya dapat digunakan untuk kegiatan produktif atau meningkatkan infrastruktur penunjang industri dan perdagangan. Bagi calon pemimpin yang tidak siap menerima kekalahan dapat jatuh stress atau yang paling buruk gila.
  2. Peluang bagi Calon pemimpin yang memiliki dukungan keuangan terbatas akan semakin kecil untuk terpilih walaupun secara kapasitas dan persyaratan layak untuk menjadi Pemimpin. Menurut saya tujuan utama pemilihan itu seharusnya di fokuskan untuk benar - benar memilih siapa yang layak untuk duduk di dewan kepemimpinan atau perwakilan rakyat.
  3. Menyita waktu. Proses pemilihan umum langsung menyita waktu yang tidak sedikit apalagi bila menyangkut wilayah yang luas seperti negeri kita tercinta ini. Mulai dari persiapan hingga pelaksanaan dan proses penentuan hasil akhir. Pengalaman antri pada waktu memilih membuat saya hampir - hampir saja kapok untuk menjalankan hak.
  4. Peluang untuk terjadi kesalahan dan kecurangan cukup besar. Seakurat - akuratnya pendataan calon pemilih tidak akan menjamin 100% calon pemilih menjalankan haknya. Hanya 5% saja dari calon pemilih memahami betul - betul siapa yang dipilih. Untuk diketahui bahwa lembar pilihan yang ruwet dan banyak pilihan menyulitkan bagi kita yang sudah paham bagaimana memilih apalagi bagi kebanyakan orang awam.
  5. Dan masih banyak lagi yang lain. Diantaranya dampak dari perselisihan dan kerusahan dapat mengganggu keamanan dan ketertiban dan kegiatan produktif wilayah setempat.

Adapun kelebihannya adalah:

  1. Dana yang dikeluarkan untuk pelaksanaan pemilihan secara langsung baik dari penitia maupun calon akan menggerakan sektor riil terutama bagi jasa promosi, percetakan maupun perdagangan dan jasa lainnya dengan catatan apabila barang dan jasa yang digunakan adalah dari dalam negeri.
  2. Penulis masih belum menemukan kelebihan lainnya hingga saat ini. Oh iya, mungkin luar negeri lebih mendukung sistem ini karena dianggap telah menjalankan demokrasi dengan baik.

Lantas bagaimana sebaiknya sistem pemilihan pemimpin atau wakil rakyat yang adil dan baik. Penulis memiliki ide yang sederhana saja yaitu kenapa tidak sebaiknya pemimpin atau wakil rakyat itu di pilih oleh pemuka - pemuka atau wakil - wakil masyarakat setempat dari unsur pengusaha, agamawan, pendidik, pemerintah daerah. Merekalah yang seharusnya memiliki wawasan luas dan bijak dalam menentukan siapa yang layak untuk duduk sebagai pemimpin maupun wakil rakyat di daerahnya. Tentunya harus di sepakati dahulu kriteria yang dikehendaki. Dengan cara musyawarah mufakat tentunya proses pemilihan menjadi lebih efektif, sederhana, cepat dan murah walaupun kemungkinan friksi tetap ada karena ambisi - ambisi dari orang - orang tertentu yang haus kekuasaan. Dan yang paling penting adalah terpilihnya pemimpin atau wakil rakyat yang jujur dan adil serta mengutamakan kebenaran tidak mengutamakan segelintir uang bagi kepentingan jangka pendek atau golongan tertentu. Sudah seharusnya kita melakukan perubahan untuk yang lebih baik.