Mencuci dan Merawat Diapers Kain

Penting: Cuci popok kain (cloth diaper/nappy) dengan mesin cuci sebelum dipakai!

Kami tidak bosan-bosannya menekankan betapa pentingnya mencuci popok kain (cloth diaper/nappy) dan sedikitnya 3 kali sebelum dipakai. Pencucian ini membuat daya serap kain maksimal dan popok/diapers/nappy lebih “mengembang”. Jika tidak dicuci dulu, popok/diaer/nappy tidak akan menyerap urin dengan baik, karena pabrik menggunakan lapisan akhir (finishing) yg berlilin di atas kain. Cucilah minimal 3 kali bersama-sama dengan pakaian lain. Hindari pemakaian pelembut (softener) atau sabun cuci yang mengandung pelembut, karena menambah lapisan lilin.

Jika Mommy memakaikan popok/diaper/nappy baru yg belum dicuci pada baby, urin tidak dapat diserap dan akan bocor. Mencucinya terlebih dahulu dengan mesin cuci akan menghilangkan lapisan lilin dan mengembangkan serat kain sehingga penyerapannya sempurna dan tidak bocor.

Merawat diaper/nappy sangat mudah

Kami menyarankan mencucinya dengan mesin cuci. Beberapa Mommy merasa mencuci dengan tangan akan memperpanjang umur popok/diaper/nappy. Ini tidak 100% benar, karena:

  • Kadang kala mencuci dengan tangan menyebabkan kebocoran pada pemakaian popok, karena masih terdapat sisa sabun pada popok atau lapisan lilin tidak bersih dengan sempurna. JIka Mommy ingin mencucinya dengan tangan, pastikan memakai air yang cukup sampai tidak ada sisa sabun lagi, atau Mommy akan mendapati popok yang selalu bocor dan berbau tidak sedap.
  • Kadang kala beberapa Mommy atau pembantu menggunakan sikat untuk mencuci baju. AWW… Sikat menyebabkan lapisan bagian luar dari popok/diaper/nappy yang waterproof tergores-gores dan rusak. Ini akan membuat popok tidak waterproof lagi. Pastikan JANGAN MENGGUNAKAN SIKAT DALAM MENCUCI POPOK KAIN MODERN.

Bagaimana mencuci popok kain (cloth diaper/nappy)

Setelah melepaskan popok/diaper/nappy, buang kotoran/pup dalam toilet. Lapisan dalam popok mudah melepas kotoran/pup yang agak padat. Bilas sisa kotoran yang menempel pada diapers. Mommy dapat memakai sedikit sabun cuci tangan untuk mengucek. Kami menyarankan menggunakan jet washer / toilet spray untuk membilas popok. Semprot dengan lembut untuk melepaskan sisa kotoran/pup, lalu cuci seperti biasa atau masukan dalam mesin cuci.

Untuk memudahkan mencuci popok, beberapa Mommy mungkin dapat menggunakan Liner, lembaran kain tipis atau seperti kertas tissue untuk menahan kotoran/pup agar tidak langsung menempel pada popok. Liner ada yang flushable (langsung dibuang sehabis pakai), ada juga yang dapat dicuci bila hanya terkena urin dan baru dibuang bila terkena kotoran/pup, serta ada juga yang bisa dicuci dan dipakai kembali (washable and reusable).

Annandapers dapat dicuci dengan suhu 60 derajat celcius. Mommy bisa menjemurnya di bawah sinar matahari (Sinar matahari secara alami dapat melunturkan noda!) atau mengeringkannya dalam mesin pengering (dryer) dalam suhu rendah.

Tips Penting

Merawat popok kain (cloth diaper/nappy) dengan benar akan menjaga popok tetap terlihat baru dan tahan lama. Berikut adalah daftar beberapa hal yang dapat merusak popok kain (cloth diaper/nappy) dan menyebabkannya tidak berfungsi dengan baik (bocor dll):

  • Jangan menggunakan pemutih (bleach). Pemutih dapat tertinggal dalam serat kain popok dan menyebabkan iritasi pada Baby. Pemutih juga menyebabkan rusaknya serat kain dan memperpendek umur popok.
  • Jangan menggunakan pelembut (softener). Pelembut akan melapisi popok seperti lapisan lilin dan menyebabkannya kurang menyerap, menyebabkan kebocoran!
  • Jangan menggunakan sabun natural seperti sabun glycerine murni (pure glycerine soap). Sabun ini mungkin membersihkan serat kain popok, tapi terdapat lapisan minyak atau “soap scum” yang tertinggal dalam serat lapisan dalam popok. Ini membuat urin tidak dapat menembus lapisan dalam popok dan diserap, menyebabkan kebocoran.
  • Jangan mencuci atau mengeringkannya dalam suhu tinggi! Ini akan merusak lapisan luar yang waterproof.
  • Jangan menggunakan cream atau apapun jika menggunakan popok kain (cloth diaper/nappy). Cream yang berminyak akan menempel pada lapisan dalam popok dan sulit untuk dibersihkan, juga melapisi serat. JIka Mommy ingin memakaikan cream, gunakanlah liner untuk mencegah cream langsung menempel pada lapisan dalam popok.

Kebocoran

Popok kain (cloth diaper/nappy) yang masih baru harus dicuci beberapa kali sebelum dipakai, sebelum dapat benar-benar menyerap cairan dengan baik. Cobalah meneteskan sedikit air di atas popok dan lidahnya, apakah air langsung terserap atau tergenang? Jika air masih tergenang, cuci kembali dengan sabun sampai bersih.

Jika kebocoran terjadi di sekitar paha, dimana bagian dalam popok tetap kering, kemungkinan besar hal ini disebabkan masih adanya lapisan finishing pada lapisan dalam popok. Cobalah meneteskan air seperti di atas.

Bagaimana jika Mommy sudah mencucinya berulang kali dan masih tidak dapat menyerap dengan baik? Jika demikian, kemungkinan terbesar adalah masalah sabun cuci. Periksa kembali apakah sabun cuci tersebut mengandung pelembut (softener). Pelembut melapisi serat kain dan menurunkan daya serap. Cobalah menggunakan sabun cuci dengan sedikit busa (low sud detergent powder). Mommy juga bisa mengunakan sabun At***k dari K** yang tanpa pelembut (softener). Beberapa pelanggan juga menggunakan sabun cuci khusus baby, seperti P***** dan K***** tanpa masalah.

Masalah juga dapat terjadi karena pembilasan yang kurang bersih sehingga masih ada sabun yang tersisa dalam serat kain.

Popok/diaper/nappy berbau tidak sedap

Popok kain (cloth diaper/nappy) seharusnya tidak boleh sampai berbau. Jika popok berbau sesaat setelah dipakai, biasanya karena adanya sisa sabun yang masih menempel. Ciumlah bau dari popok segera setalah dicuci atau dikeringkan, apakah berbau tidak sedap, atau jika popok segera menjadi bau pada saat pertama kali baby pipis, ini berarti pembilasan kurang bersih. Mungkin sisa sabun yang masih menempel pada serat kain, sisa-sia pemakaian pelembut/softener, atau zat lain yang dipakai saat mencuci. Jika Mommy mencuci dengan mesin cuci, pastikan jangan terlalu penuh (overload) supaya popok bisa dibilas dengan baik.

Pemecahan masalah

Jika hal-hal diatas terjadi, cobalah cara berikut: Penuhi ember dengan air hangat dan tambahkan sabun cuci piring. Kucek lapisan bagian dalam popok/diaper/nappy dengan tangan, atau sikat dengan sikat lembut untuk mencuci piring atau dengan sikat gigi. Balikan “kantung” (pocket) popok dan lakukan hal yang sama pada lapisan dalam popok. BIlas sampai air tidak berbusa. Untuk memastikan tidak ada sisa sabun, Mommy bisa mencucinya kembali dalam mesin cuci tanpa sabun.

Lihat produk

klik disini