Renovasi rumah menggunakan produk hebel

Rencana untuk menambah kamar tidak terbendung lagi mengingat putra sudah dua terlebih istri sedang hamil ketiga, semoga di berikan putri, amin. Belum lagi pembantu atau saudara - saudara atau mertua yang ingin menginap di rumah kami. Walaupun ada kekawatiran kekurangan dana kami putuskan untuk segera mewujudkannya.

Rencana kami adalah membuat ruang pembantu, kamar tidur, dan kamar mandi pembantu serta kamar mandi tambahan dan ruang untuk menjemur cucian.

Nah, saat ini kami masih memiliki lahan kosong di belakang rumah seluas 8 x 6 m2, yang sementara di biarkan kosong hanya di tanami pohon singkong, alpukat, jeruk, dan pepaya, serta pisang. Namun kami tetap ingin memiliki ruang kosong sebagai taman dan sirkulasi udara dari belakang rumah.

Akhirnya kami putuskan untuk menambah ruangan dengan memanfaatkan sebagian ruang kosong saja dan sisanya kami bangun ke atas (dua lantai di belakang rumah). Jadi sebagai gambaran bentuk ruang tambahan kami berbentuk L, dimana lantai atas terdiri dari kamar tidur, kamar mandi dan ruang untuk menjemur cucian sedangkan di bawahnya adalah perluasan ruang keluarga dan memindahkan dapur yang saat ini letaknya di depan car port ke bagian belakang, dan ruang pembantu di bagian paling belakang di lengkapi dengan kamar mandi pembantu serta ruang untuk cuci pakaian.

Perluasan ruang keluarga di bawah berukuran 5 x 3 m dengan membongkar ruang pambantu lama yang berukuran kecil dan kamar mandinya.

Dan tambahan kamar pembantu akan memakan lahan kosong di sebelah kiri rumah hingga mentok ke tembok belakang.

Setelah membandingkan dengan berbagai metode dan bahan bangunan, kami melirik untuk menggunakan produk hebel, karena pertimbangan kekuatan, keakuratan dan kecepatan pelaksanaan dan tidak terlalu mengganggu bagian bawah.

Namun satu hal yang menjadi pertimbangan lain dalam pelaksanaannya nanti adalah bahwa satu plat lantai hebel yang memiliki panjang 2,5 m memiliki bobot 145 kg, dan menurut tukang kami agak kesulitan untuk mengangkat plat ini ke lantai dua. Akhirnya kami putuskan untuk menyewa katrol untuk mempercepat dan mengurangi beban tukang, selain alasan keterbatasan jumlah tukang juga.

Saat ini proses pembangunan telah mencapai pondasi bagian belakang. Namun tidak lama lagi kami akan hentikan dulu sementara karena menunggu aliran dana kembali terkumpul dan mencari tempat tinggal sementara agar tidak mengganggu anak kami dan aktivitas rumah sehari - hari.